Sabtu, 29 Mei 2010

Ciri-ciri anak "special need"

Dengan menggungakan ciri fisik dan prilaku anak, seorang anak dideteksi apakah mengalami gangguan pendengaran gangguan atau tidak.
Ciri-ciri tersebut, antara lain : sering keluar cairan dari liang telinga, bentuk daun telinga tidak normal, sering mengeluh atau gatal di lubang telinga, kalau berbicara selalu melihat gerakan bibir lawan bicara, sering tidak bereaksi jika diajak bicara kurang keras selalu minta diulang dalam pembicaraan, dan sebagainya.
a) ANAK DENGAN KELAINAN AUTISTIK Perlunya penanganan khusus bagi anak autis termasuk perkembangan baru dalam bidang pendidikan luar biasa. Mereka umumnya dikatagorikan sebagai anak dengan gangguan tunagrahita dan karenanya penanganannya sering dijadikan satu dengan anak tunagrahita. Namun dalam perkembangan ternyata penyandang autis tidak selalu mengalami anagrahita. Oleh karena itu dipandang perlu untuk dijadikan katagori tersendiri sebagai anak yang mengalami kesulitan belajar. Ciri-ciri umum anak dengan kelainan autistik antara lain adalah :
2) Sering berkata tanpa arti.
3) Sering menirukan perkataan orang lain secara spontan.
4) Tanpa mengerti apa yang dibaca.
5) Gerakan/aktivitas kaku, menonton dan berulang.
6) Sering memutar, membanting dan membariskan benda.
7) Lebih tertarik pada benda mati daripada orang.
8) Mempunyai gerakan serba cepat (hiperaktif)
9) Sering berprilaku stereotipik (diulang-ulang), aneh tanpa tujuan.
10) Minat terhadap objek tertentu secara luar biasa dan tidak lazim misal detik jam, kipas angin.
11) Kadangkala agresif (menyerang, merusak).
12) Sulit konsentrasi pada aktivitas/objek tertentu.
13) Sering sulit tidur, ngompol atau ngebrok.
14) Tidak senang/mudah marah pada perubahan (letak barang di kamar, urutan kegiatan).
15) Sering berubah emosi mendadak tanpa sebab (dari sedih kegembira, atau sebaliknya)
16) Sering terjadi ledakan tawa atau tangis tanpa sebab.

Sumber: http://www.scribd.com/doc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar